Salah satu temuan paling umum dalam audit eksternal (audit yang dilakukan oleh auditor lembaga sertifikasi) adalah tidak dilaksanakannya tindakan korektif atas ketidaksesuaian . Secara sederhana, ketidaksesuaian adalah kondisi ketika suatu persyaratan tidak terpenuhi. Misalnya, ISO 9001 mensyaratkan perusahaan untuk menetapkan sasaran mutu pada fungsi dan tingkatan yang sesuai. Sasaran mutu tersebut juga wajib dipantau secara berkala untuk menilai sejauh mana target dapat tercapai. Dalam praktiknya, tidak tercapainya sasaran mutu merupakan hal yang cukup umum dalam operasional perusahaan. Namun, yang sering terlewat adalah k ewajiban untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan melakukan tindakan korektif agar target tersebut dapat tercapai pada periode berikutnya. Proses identifikasi akar penyebab dan tindak lanjut perbaikannya biasanya didokumentasikan dalam formulir atau dokumen yang telah ditetapkan perusahaan. Nama dokumen tersebut dapat berbeda-beda, seperti NCR (Non-Conform...
Blog ini berisi pengalaman, insight, dan panduan praktis penerapan standar ISO yang dibagikan oleh Zulkifli Nasution sebagai konsultan dan trainer ISO.