Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Salah Kerja Karena Salah Dokumen

Terjadi kesalahan pembuatan produk akibat masalah sepele di salah satu klien saya sebuah perusahaan telekomunikasi di Serpong, Tangerang. Salah satu unit kerja di perusahaan ini yakni bagian produksi salah menggunakan drawing saat bekerja Bagian produksi menggunakan drawing yang kedaluarsa alias tidak berlaku lagi. Drawing yang berlaku sebenarnya revisi 1, namun drawing yang digunakan bagian produksi revisi 0. Bagian Desain belum mendistribusikan drawing revisi 1 kepada bagian produksi. Akibatnya bagian produksi bekerja dengan dokumen yang salah, terjadi.... salah kerja karena salah dokumen. Produk yang telah dihasilkan dengan acuan dokumen yang salah ini cukup banyak. Kegagalan pembuatan produk lantaran kesalahan dokumen berdampak pada keuangan perusahaan. Setelah ditelusuri, ternyata sistem pengendalian dokumen tidak diberlakukan di bagian Desain. Pengendalian dokumen hanya berlaku di bagian Management representative (MR) atau wakil manajemen SMM dan yang bertanggung ...

Kapan Mulai Menerapkan ISO 9001 versi 2015?

Banyak pertanyaan diajukan kepada saya, khususnya yang berkaitan dengan ISO 9001 versi terbaru. ‘Perusahaan kami telah menerapkan ISO 9001:2008. Kapan sebaiknya mulai menerapkan ISO 9001:2015?’ tanya seorang wakil manajemen di Jakarta. Setiap perusahaan sebenarnya dapat mulai menerapkan sistem ISO 9001:2015 dari sekarang. Namun, proses sertifikasi baru dapat dilakukan setelah standar terbaru tersebut resmi diterbitkan. ISO 9001:2015 dijadwalkan dirilis pada September 2015, sehingga sertifikasi dapat dilakukan setelah periode tersebut. Bagi perusahaan yang telah bersertifikat ISO 9001:2008, proses transisi menuju sertifikasi ISO 9001:2015 idealnya dilakukan satu hingga dua bulan setelah rilis, yaitu sekitar Oktober atau November 2015. Baca juga: Download Klausul-klausul ISO 9001 versi 2015 ISO 9001-2015: Pro dan Kontra Management Representative (Wakil Manajemen)? Ini Dia Dokumen Wajib ISO 9001 versi 2015 Video ISO 9001:2015 - Apa yang berubah? Ini Dia Perubahan ISO 9001:2015 ...

Ini Dia Dokumen Wajib ISO 9001 versi 2015 (Bagian 2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari bagian pertama yang membahas dokumen wajib, termasuk rekaman (record), yang harus tersedia dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) berdasarkan standar internasional ISO 9001:2015. Dalam standar ISO 9001:2015 terdapat beberapa dokumen dan rekaman yang wajib dipelihara sebagai bukti bahwa proses telah dilaksanakan sesuai persyaratan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: 1. Rekaman Kalibrasi Perusahaan harus memiliki bukti bahwa alat ukur yang digunakan telah dikalibrasi atau diverifikasi. Rekaman ini biasanya berupa sertifikat kalibrasi atau laporan verifikasi alat ukur. (klausul 7.1.5.2) 2. Rekaman Kompetensi Organisasi harus memiliki bukti bahwa personel yang melakukan pekerjaan memiliki kompetensi yang sesuai. Bukti ini dapat berupa sertifikat pelatihan, daftar riwayat pendidikan, atau catatan pengalaman kerja. (klausul 7.2) 3. Rekaman Review Order dan Perubahan Order Setiap pesanan yang diterima dari pelanggan harus direview terlebih d...

Pengertian Risiko Versi ISO (Bagian 2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari bagian pertama mengenai pengertian risiko menurut perspektif ISO. Dalam tulisan di harian Kompas yang berjudul "Jenis Risiko Perusahaan" Adler Haymans Manurung menerangkan jenis-jenis risiko yang dihadapi perusahaan. Jenis risiko perusahaan antara lain yakni risiko bisnis, risiko finansial, risiko operasional dan risiko reputasi serta juga risiko hukum.  Contoh risiko bisnis misalnya risiko pemasaran dan risiko penjualan serta risiko penyampaian produk ke pelanggan (customer). Manurung menulis, risiko-risiko tersebut merupakan risiko bisnis yang harus dihadapi perusahaan dalam menjalankan usaha. Pemasaran merupakan aktivitas perusahaan agar dikenal oleh konsumen. Aktivitas pemasaran termasuk membuat iklan agar produk yang dihasilkan dikenal konsumen.   Iklan bisa melalui media cetak, elektronik, papan iklan billboard, dan sebagainya. Pemilihan atas media iklan juga merupakan aktivitas yang akan menimbulkan risiko. Oleh karena itu, ...

Pengertian Risiko Versi ISO (Bagian 1)

ISO 9001:2015 mensyaratkan perusahaan untuk menerapkan pendekatan berbasis risiko (risk-based thinking) dalam menjalankan proses bisnis. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu serta kepuasan pelanggan. Bagaimana Memahami Risiko dalam Konteks ISO 9001:2015? Setiap aktivitas selalu memiliki risiko. Contoh sederhana adalah saat menyeberang jalan. Aktivitas tersebut mengandung potensi bahaya, seperti tertabrak kendaraan, terutama ketika melintas di jalan yang ramai. Namun, keberadaan risiko bukan berarti kita tidak boleh menyeberang jalan. Yang perlu dilakukan adalah mengelola dan mengurangi risiko tersebut. Salah satu caranya adalah menggunakan jembatan penyeberangan agar lebih aman. Memang, menggunakan jembatan penyeberangan mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Sebaliknya, menyeberang langsung di jalan raya dapat mempercepat perjalanan, tetapi memiliki tingkat risiko yang jauh lebih tinggi. Dalam kondisi seperti ini, tentu pilihan terbaik adalah me...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan