Skip to main content

Kemanan Data Survei

Keamanan data ISO 27001

Melalui kolom Surat Pembaca harian Kompas, saya ingin mensosialisasikan pentingnya standar keamanan informasi ISO 27001 kepada masyarakat Indonesia.

Saat ini kebutuhan terhadap sertifikasi keamanan informasi ISO 27001 di Indonesia terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya keamanan informasi semakin membaik. Tanpa tata kelola sistem manajemen keamanan informasi yang baik, organisasi dapat menghadapi berbagai ancaman serius terhadap data dan keberlangsungan operasionalnya.
Kemanan Data Survei

Sekarang survei penduduk berlangsung secara online. Metode survei online memberi kemudahan kepada warga yang sibuk agar bisa berpartisipasi dalam sensus kependudukan. Namun, apakah survei online menjamin keamanan data penduduk atau data warga Indonesia?
Saat ini telah ada standar internasional keamanan informasi ISO 27001 yang menjadi panduan untuk tata kelola keamanan data suatu organisasi di seluruh dunia. Aspek keamanan informasi atau data penting dalam organisasi sehingga perlu dikelola sebaik-baiknya.
Menurut ISO 27001, keamanan data menyangkut tiga hal. Data dikatakan aman bila terjaga kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability). Ketiga aspek merupakan acuan keamanan data.
Keamanan data bukan hanya menyangkut cara pengisian aplikasi dengan menggunakan sandi atau password. Lebih dari itu, ISO 27001 mewajibkan penerapan kontrol keamanan informasi yang jumlahnya 114. Beberapa kontrol informasi yang penting antara lain keamanan sumber daya manusia, yang menyangkut keamanan informasi.
Dalam sistem perekrutan, perlu pemeriksaan latar belakang untuk menjamin bahwa pegawai pengelola data tidak memiliki riwayat yang memungkinkan data menjadi tak aman. Kontrol informasi mewajibkan keamanan fisik dan lingkungan. Area pengolahan data harus terkontrol, harus tersedia CCTV, akses kontrol, dan perangkat keamanan lain. Perlu pengelolaan aset yang baik.
Dengan demikian, bila terjadi bencana seperti gempa bumi atau pandemi Covid-19, pengelolaan data penduduk tetap terjaga keamanannya. Untuk itu, kebijakan keamanan informasi harus diterapkan dan diaudit berkala.
Bila semua sudah dilakukan, data penduduk yang dikelola bisa dinyatakan aman.
Zulkifli Nasution
Cilandak Timur, Jakarta Selatan

Sumber: Kompas, 7 April 2020

Comments

Popular posts from this blog

Download Checklist Audit ISO 9001 versi 2015

Penerapan ISO 9001 versi 2015 memerlukan pengecekkan secara berkala. Pemeriksaan berkala ini disebut kegiatan audit internal. Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan memenuhi kaidah-kaidah yang disyaratkan ISO 9001 versi 2015. Agar kegiatan audit internal tidak terlalu lama, pelaksanaan audit membutuhkan alat-alat bantu, misalnya checklist audit. Checklist audit akan membantu auditor (orang yang melakukan audit) sebagai panduan. Password Contoh checklist audit ISO 9001 versi 2015   (password LIST01) File Checklist audit ini merupakan  sumbangan bapak Safrudin (syafaran@yahoo.com), anggota WA Grup ISO    Semoga file bermanfaat buat Anda yang bertugas sebagai auditor internal perusahaan dalam rangka melakukan audit internal sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 versi 2015.

Ini Dia Tabel Isu Internal dan Eksternal ISO 9001:2015

Kita harus mengenal isu internal dan isu eksternal pada perusahaan di tempat kita bekerja. Hal ini disyaratkan dalam standar ISO 9001:2015, klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks organisasi. Saya kutip persyaratan lengkap ISO 9001:2015 terkait konteks organisasi yang berbunyi: 4.1 Memahami organisasi dan konteksnya Organisasi harus menentukan masalah internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan arahan stratejik yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari sistem manajemen mutu. Organisasi harus memantau dan meninjau informasi tentang isu internal dan eksternal. Sumber: SNI ISO 9001:2015 

Apa Tugas Seorang Management Representative?

Siapa yang sebaiknya menjabat sebagai Management Representative (MR), dan apa saja tugasnya? Pertanyaan ini sering saya terima, terutama melalui email. Management Representative (MR) adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan sistem manajemen mutu ISO 9001 di perusahaan. Perannya adalah mengoordinasikan seluruh jajaran manajemen agar sistem berjalan sesuai dengan persyaratan standar. Standar ISO 9001 sendiri tidak menetapkan kriteria khusus mengenai siapa yang harus menjabat sebagai MR. Namun, disarankan posisi ini dipegang oleh personel dengan jabatan cukup tinggi, seperti General Manager (GM) . Jika hal tersebut tidak memungkinkan, manajemen setidaknya menunjuk seseorang pada level manajer . Hal ini penting karena MR berperan sebagai koordinator sekaligus penggerak implementasi sistem mutu di perusahaan. ISO 45001:2018 Bahasa Indonesia Adapun tugas-tugas Management Representative antara lain: Menjamin sistem manajemen mutu ISO 9001 ditetapkan, diterapkan, d...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan