Bagi perusahaan yang telah bersertifikat ISO, kegiatan audit merupakan aktivitas rutin yang dilakukan secara berkala untuk memastikan sistem manajemen tetap berjalan efektif dan sesuai dengan standar.
Kegiatan audit internal ISO dapat melibatkan personel dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari staf hingga manajer atau senior manager.
Keterlibatan manajer atau senior manager sebagai auditor internal memiliki kelebihan sekaligus tantangan. Dari sisi positif, partisipasi mereka menunjukkan komitmen dan dukungan manajemen terhadap penerapan sistem manajemen di perusahaan.
Namun demikian, terdapat pula kendala yang perlu diperhatikan. Kehadiran manajer atau senior manager dalam kegiatan audit dapat menimbulkan dampak psikologis bagi auditee, seperti rasa khawatir, takut, atau tertekan, sehingga proses audit menjadi kurang optimal.
Untuk meminimalkan dampak tersebut, disarankan agar auditor dengan jabatan manajer berpartner dengan auditor yang memiliki jabatan lebih rendah. Pada tahap awal audit, auditor manajer sebaiknya lebih banyak melakukan pencatatan hasil audit, sementara proses wawancara (interview) dilakukan oleh auditor dengan jabatan yang lebih rendah.
Namun, apabila dalam praktiknya auditee cenderung selalu melihat atau meminta persetujuan auditor manajer sebelum menjawab pertanyaan audit, maka auditor manajer sebaiknya mengundurkan diri dari tim auditor. Auditor tersebut tetap dapat berkontribusi dengan cara lain dalam kegiatan audit internal, tanpa mengganggu objektivitas dan kenyamanan proses audit.

Komentar
Posting Komentar