
ISO 22716 merupakan standar internasional di bidang kosmetik yang mengatur tata kelola dalam proses pembuatan produk kosmetik guna memastikan mutu produk serta keamanan penggunaannya.
Standar internasional kosmetik ISO 22716, yang dikenal sebagai Good Manufacturing Practice (GMP), merupakan standar yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang produksi kosmetik.
Standar ini secara khusus ditujukan bagi industri kosmetik di seluruh dunia dengan tujuan untuk mengendalikan potensi bahaya dan risiko yang terkait dengan produk kosmetik, serta menjamin penerapan perbaikan berkelanjutan di seluruh rantai pasok industri kosmetik.
ISO 22716 mengatur tata kelola yang mencakup proses produksi, pengemasan, pengujian, penyimpanan, hingga transportasi produk kosmetik. Namun demikian, standar ini tidak mencakup pengaturan terkait kegiatan penelitian dan pengembangan (Research and Development - R&D).
Penerapan ISO 22716 dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen lainnya yang telah umum digunakan, seperti Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 serta standar internasional ISO lainnya.
Sebagai langkah awal dalam memahami standar internasional kosmetik ISO 22716, Anda dapat mempelajari daftar isi sebagaimana disajikan di bawah ini.
|
Daftar isi ISO 22716:2007
1. Ruang lingkup
2. Istilah dan Definisi
3. Personil 3.1 Prinsip 3.2 Organisasi 3.3 Tanggung Jawab Utama 3.4 Training 3.5 Higienitas dan Kesehatan Karyawan 3.6 Tamu dan Personil Tidak Terlatih
4. Bangunan 4.1 Prinsip 4.2 Jenis Area 4.3 Ruang 4.4 Alur (Flow) 4.5 Lantai, Dinding, Atap, Jendela 4.6 Fasilitas Cuci dan Toilet 4.7 Pencahayaan 4.8 Ventilasi 4.9 Pekerjaan Pipa dan Saluran Air 4.10 Kebersihan dan Sanitasi 4.11 Maintenance 4.12 Consumables 4.13 Pengendalian Hama (Pest Control)
5. Peralatan 5.1 Prinsip 5.2 Desain Peralatan 5.3 Instalasi 5.4 Kalibrasi 5.5 Kebersihan dan Sanitasi 5.6 Maintenance 5.7 Consumables 5.8 Otorisasi 5.9 Sistem Back-up
6. Bahan Baku dan Bahan Kemasan 6.1 Prinsip 6.2 Pembelian 6.3 Penerimaan 6.4 Identifikasi dan Status 6.5 Release 6.6 Penyimpanan 6.7 Re-evaluasi 6.8 Kualitas Air yang rigunakan dalam Produksi
7. Produksi 7.1 Prinsip 7.2 Operasi Manufaktur 7.3 Proses Pengemasan
8. Produk Jadi 8.1 Prinsip 8.2 Release 8.3 Penyimpanan 8.4 Pengiriman 8.5 Pengembalian (Returns)
9. Quality Control Laboratorium 9.1 Prinsip 9.2 Metode pengujian 9.3 Kriteria Keberterimaan(Acceptance Criteria) 9.4 Hasil (Results) 9.5 Hasil Out-of-Spesifikasi 9.6 Reagents, solutions, reference standards, culture media 9.7 Sampling 9.8 Retain sample
10. Penanganan Produk Tidak Sesuai 10.1 Produk, Bahan Baku dan Bahan Kemasan Tidak Sesuai 10.2 Produk yang Diolah Kembali (Reprocessed)
11. Limbah 11.1 Prinsip 11.2 Jenis Limbah 11.3 Alur (Flow) 11.4 Tempat Penyimpanan Limbah 11.5 Pembuangan (Disposal)
12. Subkontrak 12.1 Prinsip 12.2 Jenis Subkontrak 12.3 Pemberi Kontrak 12.4 Penerima Kontrak 12.5 Kontrak
13. Penyimpangan 13.1 Penyimpangan persyaratan yang telah ditentukan harus didukung dengan data yang cukup untuk mengambil keputusan. 13.2 Tindakan perbaikan harus dilakukan untuk mencegah terulangnya penyimpangan.
14. Complaints and Recalls 14.1 Prinsip 14.2 Product Complaints 14.3 Product Recalls
15. Kontrol Perubahan
16. Audit Internal 16.1 Prinsip 16.2 Pendekatan (Approach) 16.3 Tindak Lanjut
17. Dokumentasi 17.1 Prinsip 17.2 Jenis dokumen 17.3 Penulisan, Pengesahan dan Pendistribusian 17.4 Revisi 17.5 Pengarsipan Sumber ISO
|
Standar ISO 22716 dapat diunduh melalui blog yang tersedia pada tautan berikut. Untuk mengunduh standar ISO 22716:2017 dalam format PDF, silakan mengunjungi menu
Download yang telah disediakan.
Selamat mempelajari standar ISO 22716. Semoga proses penerapan dan pengembangan standar internasional kosmetik di perusahaan tempat Anda bekerja dapat berjalan dengan lancar.
Tulisan ini dipebarui: 28 Jan 2026
apa kabar pak zul? bisa hubungi bapak dimana ya? bagus nih artikelnya
BalasHapus