Skip to main content

PPPTMGB "LEMIGAS" MELAKSANAKAN SOSIALISASI ISO 14001 : 2015 SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

Jakarta, 7 Juni 2018 PPPTMGB “ LEMIGAS “ melaksanakan Sosialisasi ISO 14001 : 2015 Sistem Manajemen Lingkungan sebagaimana ISO 14001:2015 yang merupakan best practice international, cocok menjadi common core criteria praktek berkelanjutan bagi bisnis di Indonesia. Sehingga diperlukan kolaborasi instansi pusat maupun daerah untuk memperbanyak penerapan ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan (SML), membantu organisasi mengidentifikasi, mengelola, memantau dan mengendalikan isu lingkungan secara holistik. Seperti sistem manajemen tipe lain yang dikeluarkan oleh ISO / International Organization for Standardization (seperti sistem manajemen mutu dan kesehatan dan keselamatan kerja), SML menggunakan “High Level Structure” yang sama. Arti SML dapat diintegrasikan dengan mudah kedalam sistem manajemen yang dikeluarkan oleh ISO.


    Sosialisasi ini dibuka oleh Koordinator Komite LK3 Pusat PPPTMGB "LEMIGAS" Murachmad Dwi Atmanto. di Ruang rapat Lantai 4 Gedung Pendukung Litbang Komplek Perkantoran LEMIGAS. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Pembicara dari Sintegral  Consultant Bpk Zulkifli Nasution

    Dalam pembukaannya Atmanto menuturkan bahwa dalam rangka migrasi ISO 14001:2004 menjadi ISO (terbaru) 14001:2015 yang terkait dengan aspek lingkungan. Perlu diketahui bahwa LEMIGAS sudah tersertifikasi ISO 14001 sejak tahu 2008 dengan telah diterbitkan ISO 14001:2015, maka LEMIGAS harus menyesuaikan.

    Menurut Nara sumber dari Sintegral  Consultant  Zulkifli Nasution menjelaskan bahwa Organisasi/perusahaan diberikan periode waktu transisi selama 3 tahun setelah revisi terbaru dikeluarkan, sebagai migrasi sistem manajemen lingkungan ke standar edisi yang baru. Setelah periode transisi ini, diharapkan setiap instansi memilih disertifikasi oleh badan sertifikasi dengan standar versi terbaru. Versi lama dari 14001 dan sertifikasinya akan menjadi tidak berlaku.   

    Lebih lanjut Zulkifli Nasution menjelas Perubahan utama dalam standar ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan keunggulan manajemen lingkungan dalam proses perencanaan strategis organisasi, Fokus yang lebih besar pada kepemimpinan, Penambahan inisiatif proaktif untuk melindungi bahaya berupa lingkungan dan degradasi seperti penggunaan sumber daya berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim, Meningkatkan kinerja lingkungan, Berpikir tentang life cycle ketika mempertimbangkan aspek lingkungan dan peningkatan strategi komunikasi. Selain itu, istilah ”Prosedur terdokumentasi” dan ”rekaman” digantikan dengan istilah ”Informasi terdokumentasi”, sehingga instansi yang terkait bebas memilih cara dan media yang digunakan untuk menyimpan informasi.

    Sosialiasi ini merupakan upaya penyampaian informasi  ISO 14001 versi 2015 karena bukan saja penerap standar tersebut yang harus berubah, para auditor SML harus ikut merubah pemahamannya. Semoga, semakin banyak masyarakat Indonesia yang sadar akan pentingnya mengelola lingkungan.”tutup Zulkifli

Sumber Lemigas - Portal


Comments

Popular posts from this blog

Download Checklist Audit ISO 9001 versi 2015

Penerapan ISO 9001 versi 2015 memerlukan pengecekkan secara berkala. Pemeriksaan berkala ini disebut kegiatan audit internal. Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan memenuhi kaidah-kaidah yang disyaratkan ISO 9001 versi 2015. Agar kegiatan audit internal tidak terlalu lama, pelaksanaan audit membutuhkan alat-alat bantu, misalnya checklist audit. Checklist audit akan membantu auditor (orang yang melakukan audit) sebagai panduan. Password Contoh checklist audit ISO 9001 versi 2015   (password LIST01) File Checklist audit ini merupakan  sumbangan bapak Safrudin (syafaran@yahoo.com), anggota WA Grup ISO    Semoga file bermanfaat buat Anda yang bertugas sebagai auditor internal perusahaan dalam rangka melakukan audit internal sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 versi 2015.

Ini Dia Tabel Isu Internal dan Eksternal ISO 9001:2015

Kita harus mengenal isu internal dan isu eksternal pada perusahaan di tempat kita bekerja. Hal ini disyaratkan dalam standar ISO 9001:2015, klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks organisasi. Saya kutip persyaratan lengkap ISO 9001:2015 terkait konteks organisasi yang berbunyi: 4.1 Memahami organisasi dan konteksnya Organisasi harus menentukan masalah internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan arahan stratejik yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari sistem manajemen mutu. Organisasi harus memantau dan meninjau informasi tentang isu internal dan eksternal. Sumber: SNI ISO 9001:2015 

Apa Tugas Seorang Management Representative?

Siapa yang sebaiknya menjabat sebagai Management Representative (MR), dan apa saja tugasnya? Pertanyaan ini sering saya terima, terutama melalui email. Management Representative (MR) adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan sistem manajemen mutu ISO 9001 di perusahaan. Perannya adalah mengoordinasikan seluruh jajaran manajemen agar sistem berjalan sesuai dengan persyaratan standar. Standar ISO 9001 sendiri tidak menetapkan kriteria khusus mengenai siapa yang harus menjabat sebagai MR. Namun, disarankan posisi ini dipegang oleh personel dengan jabatan cukup tinggi, seperti General Manager (GM) . Jika hal tersebut tidak memungkinkan, manajemen setidaknya menunjuk seseorang pada level manajer . Hal ini penting karena MR berperan sebagai koordinator sekaligus penggerak implementasi sistem mutu di perusahaan. ISO 45001:2018 Bahasa Indonesia Adapun tugas-tugas Management Representative antara lain: Menjamin sistem manajemen mutu ISO 9001 ditetapkan, diterapkan, d...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan