Perubahan iklim (climate change) berdampak langsung terhadap kinerja perusahaan. Dampak tersebut antara lain meningkatnya frekuensi badai, banjir, kekeringan, dan bencana alam lainnya. Kondisi ini dapat mengganggu rantai pasok, meningkatkan biaya operasional, serta menimbulkan berbagai risiko bisnis lainnya bagi perusahaan.
Standar ISO seperti ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001 mewajibkan perusahaan untuk mengidentifikasi perubahan iklim sebagai salah satu isu eksternal dalam konteks organisasi. Identifikasi ini bertujuan agar perusahaan dapat memahami potensi dampak perubahan iklim serta menyiapkan langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko dan kerugian yang mungkin timbul.
Untuk mengetahui persepsi para praktisi, saya telah membuat polling dengan judul “Apa dampak perubahan iklim (climate change) terhadap kinerja perusahaan ?”. Polling ini dilakukan di grup ISO Indonesia yang saya kelola, yaitu QualityClub. Berikut adalah hasil polling tersebut:
Baca juga:

Komentar
Posting Komentar