Salah satu isu penting saat ini adalah masalah lingkungan. Pada November 2021, hampir 200 negara menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Glasgow, Skotlandia, untuk membahas kondisi bumi yang semakin panas.
Pertemuan yang dikenal dengan nama COP 26 (COP merupakan singkatan dari Conference of the Parties atau Konferensi Para Pihak ini membahas empat poin utama. Situs Forest Digest menyebutkan empat poin pembahasan tersebut sebagai berikut:
- Mencapai nol emisi dan mempertahankan kenaikan suhu global tidak lebih dari 1,5°C.
- Melindungi ekosistem serta habitat alam liar.
- Pendanaan untuk perubahan iklim sebesar US$100 miliar per tahun.
- Kesepakatan seluruh negara mengenai aturan rinci Perjanjian Paris (Paris Rulebook).
Berbagai rencana telah disusun oleh negara-negara yang menjadi peserta pertemuan COP 26 untuk menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Penerapan ISO 14001, sebagai standar internasional sistem manajemen lingkungan, merupakan salah satu langkah nyata untuk memberikan perlindungan terhadap lingkungan hidup sekaligus menjaga kelestarian bumi.
ISO 14001 menekankan pentingnya perlindungan lingkungan melalui upaya pengurangan dan pencegahan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pencemaran dari kegiatan, produk, dan jasa. Penerapan standar ini sejalan dengan upaya pencegahan krisis iklim yang saat ini banyak diperbincangkan.
Kesesuaian antara persyaratan standar ISO 14001 dengan pencegahan krisis iklim dapat di lihat pada tulisan "Driving Climate Actions through Environmental Management Systems" oleh IEMA
Mari bersama-sama menjaga kelestarian bumi dengan mengadopsi ISO 14001!
Baca juga:
Dokumen Wajib ISO 14001:2015, Apa Saja? Di Sini Daftar Lengkap
Tulisan ini diperbarui: 7 Feb 2026

Komentar
Posting Komentar