Mengadopsi ISO 45001 memerlukan sejumlah dokumen pendukung. Standar internasional K3 yang menggantikan OHSAS ini mensyaratkan berbagai dokumen untuk disusun, didokumentasikan, disosialisasikan, dan diterapkan di seluruh jajaran perusahaan.
Penting untuk memahami dokumen wajib yang disyaratkan oleh ISO 45001 sebelum menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di semua tingkatan dan fungsi organisasi.
Berikut adalah daftar dokumen wajib ISO 45001:
No
|
Nama Dokumen
|
1
|
Ruang lingkup
penerapan sistem manajemen K3
|
2
|
Kebijakan K3
|
3
|
Peran, tanggung jawab dan kewenangan (job
description K3)
|
4
|
Risiko dan
peluang
|
5
|
Metode dan kriteria
asesmen bahaya
|
6
|
Bukti asesmen bahaya
|
7
|
Informasi peraturan
perundangan K3 dan peraturan lain
|
8
|
Bukti pemenuhan
peraturan perundangan dan peraturan lain, termasuk perubahan
|
9
|
Sasaran K3
|
10
|
Bukti rencana
pemenuhan sasaran K3
|
11
|
Bukti kompetensi
personil yang pekerjaannya berdampak pada K3
|
12
|
Bukti komunikasi
internal dan eksternal
|
13
|
Setiap dokumen yang
diperlukan perusahaan untuk keefektifan sistem K3
|
14
|
Dokumen tanggap
darurat
|
15
|
Bukti-bukti penanganan
tanggap darurat
|
16
|
Bukti monitoring,
pengukuran, analisa dan evaluasi kinerja K3
|
17
|
Bukti pemeliharaan
peralatan, kalibrasi, dan verifikasi alat ukur
|
18
|
Bukti evaluasi kepatuhan
peraturan perundangan K3
|
19
|
Bukti program audit,
termasuk hasil audit internal
|
20
|
Bukti hasil management
review (tinjauan manajemen)
|
21
|
Bukti adanya insiden
dan penanganan insiden
|
22
|
Bukti tindak lanjut dan
tindakan perbaikan terhadap penanganan insiden, termasuk tingkat keefektifan
tindakan yang diambil
|
23
|
Bukti perbaikan
kinerja yang berkelanjutan
|
Baca juga:
- Kebijakan Mutu dan K3 sesuai aturan ISO 9001 dan ISO 45001
- Tabel Perbedaan ISO 45001 dan OHSAS 18001
- Website ISO 45001

Comments
Post a Comment