Keberhasilan penerapan Quality Management System (QMS) ISO 9001 di perusahaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor penting adalah penunjukan Management Representative (MR atau QMR) yang tepat.
Namun, standar internasional ISO 9001 tidak secara spesifik menyebutkan siapa yang harus menjabat sebagai Management Representative di dalam perusahaan. Ketentuan terkait Management Representative dijelaskan dalam klausul 5.5.2 Management Representative. Pada klausul tersebut dijelaskan bahwa:
Penunjukkan manajemen representative seperti dimaksud persyaratan di atas dapat diartikan bahwa seorang manajemen representative suatu perusahaan adalah seseorang yang bekerja di perusahaan tersebut dan (sebaiknya) seorang manager yang mempunyai akses langsung kepada pimpinan perusahaan.
Management Representative (MR) harus memiliki kewenangan dan tanggung jawab yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Dengan kewenangan tersebut, penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. ISO 9001 juga menegaskan bahwa kewenangan dan tanggung jawab MR tidak boleh didelegasikan kepada pihak di luar perusahaan.
Pada perusahaan berskala kecil, jabatan MR ISO dapat dirangkap oleh pimpinan perusahaan. Jika hal ini tidak memungkinkan, pimpinan dapat menunjuk personel yang dianggap kompeten. Selanjutnya, personel tersebut bertanggung jawab melaporkan kinerja dan perbaikan sistem manajemen mutu kepada pimpinan perusahaan.
Berbeda dengan perusahaan kecil, perusahaan berskala besar yang memiliki beberapa fasilitas di lokasi yang berbeda dapat menunjuk personel di masing-masing lokasi sebagai wakil Management Representative. Namun demikian, Management Representative perusahaan secara keseluruhan sebaiknya tetap dijabat oleh satu orang agar koordinasi sistem tetap efektif.
Selain berperan sebagai koordinator, tugas lain Management Representative adalah memastikan bahwa unit-unit terkait benar-benar memahami persyaratan pelanggan (lihat ISO 9001 klausul 5.5.2).
Tugas ini tidak harus dikerjakan langsung oleh Management Representative, tetapi ia harus memastikan bahwa personel atau bagian terkait telah menerima dan memahami informasi yang memadai mengenai persyaratan pelanggan.
Management Representative (MR) harus memiliki kewenangan dan tanggung jawab yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Dengan kewenangan tersebut, penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. ISO 9001 juga menegaskan bahwa kewenangan dan tanggung jawab MR tidak boleh didelegasikan kepada pihak di luar perusahaan.
Pada perusahaan berskala kecil, jabatan MR ISO dapat dirangkap oleh pimpinan perusahaan. Jika hal ini tidak memungkinkan, pimpinan dapat menunjuk personel yang dianggap kompeten. Selanjutnya, personel tersebut bertanggung jawab melaporkan kinerja dan perbaikan sistem manajemen mutu kepada pimpinan perusahaan.
Berbeda dengan perusahaan kecil, perusahaan berskala besar yang memiliki beberapa fasilitas di lokasi yang berbeda dapat menunjuk personel di masing-masing lokasi sebagai wakil Management Representative. Namun demikian, Management Representative perusahaan secara keseluruhan sebaiknya tetap dijabat oleh satu orang agar koordinasi sistem tetap efektif.
Selain berperan sebagai koordinator, tugas lain Management Representative adalah memastikan bahwa unit-unit terkait benar-benar memahami persyaratan pelanggan (lihat ISO 9001 klausul 5.5.2).
Tugas ini tidak harus dikerjakan langsung oleh Management Representative, tetapi ia harus memastikan bahwa personel atau bagian terkait telah menerima dan memahami informasi yang memadai mengenai persyaratan pelanggan.

terima kasih, insya allah bermanfaat blognya
BalasHapus