Skip to main content

Apa yang mendorong seseorang menjadi Management Representative ISO?

Ini alasan mengapa menjadi Management representative (MR)?

Apa sebenarnya alasan seseorang menjadi Management Representative (MR) ISO?

Dahulu, jabatan Management Representative belum dikenal dalam struktur organisasi perusahaan di Indonesia. Posisi ini mulai muncul seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap sertifikasi ISO.

Seiring waktu, peran MR semakin diminati. Banyak perusahaan membuka posisi ini, dan semakin banyak pula profesional yang menjalaninya. Namun, apa yang sebenarnya mendorong seseorang menjadi MR?

Baru-baru ini, saya bertemu dengan seorang teman lama yang kini menjabat sebagai Management Representative. Dalam obrolan santai, saya pun bertanya:

“Bagaimana ceritanya Anda bisa menjadi MR?”

Ia bercerita bahwa latar belakang pendidikannya adalah S1 Teknik. Setelah lulus, ia memulai karier sebagai staf produksi, kemudian berpindah ke Quality Control sebagai inspektor, hingga akhirnya menjadi Manager QC.

Dari posisi tersebut, ia ditunjuk oleh Direktur sebagai Management Representative untuk mengelola sistem ISO terintegrasi di perusahaan.

Awalnya, ia mengaku tidak terlalu mengenal peran tersebut. Namun sebagai karyawan, ia menerima tanggung jawab itu dan mulai membekali diri dengan berbagai pelatihan ISO, termasuk auditor internal.

Seiring waktu, ia menjalankan perannya dengan mengoordinasikan berbagai departemen dalam mengembangkan, menerapkan, dan meningkatkan sistem manajemen ISO.

Menariknya, ia justru menemukan kepuasan dalam peran tersebut.

Baginya, menjadi MR bukan sekadar jabatan, tetapi kesempatan untuk banyak belajar, berinteraksi dengan berbagai pihak, serta memahami proses bisnis perusahaan secara lebih menyeluruh.

Ia juga mengakui bahwa meskipun berlatar belakang teknik, peran ini membantunya mengembangkan berbagai keterampilan manajerial, seperti komunikasi, koordinasi, dan kepemimpinan.

“Saya happy mendapat kesempatan untuk terus belajar,” ujarnya.

Dari cerita ini, dapat disimpulkan bahwa menjadi Management Representative sering kali bukan karena direncanakan sejak awal, melainkan karena kesempatan, kepercayaan, dan kemauan untuk berkembang.

Peran ini menawarkan peluang besar untuk belajar lintas fungsi, memperluas wawasan, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan.

Baca juga

Comments

Popular posts from this blog

Ini Dia Tabel Isu Internal dan Eksternal ISO 9001:2015

Kita harus mengenal isu internal dan isu eksternal pada perusahaan di tempat kita bekerja. Hal ini disyaratkan dalam standar ISO 9001:2015, klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks organisasi. Saya kutip persyaratan lengkap ISO 9001:2015 terkait konteks organisasi yang berbunyi: 4.1 Memahami organisasi dan konteksnya Organisasi harus menentukan masalah internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan arahan stratejik yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari sistem manajemen mutu. Organisasi harus memantau dan meninjau informasi tentang isu internal dan eksternal. Sumber: SNI ISO 9001:2015 

Download Checklist Audit ISO 9001 versi 2015

Penerapan ISO 9001 versi 2015 memerlukan pengecekkan secara berkala. Pemeriksaan berkala ini disebut kegiatan audit internal. Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan memenuhi kaidah-kaidah yang disyaratkan ISO 9001 versi 2015. Agar kegiatan audit internal tidak terlalu lama, pelaksanaan audit membutuhkan alat-alat bantu, misalnya checklist audit. Checklist audit akan membantu auditor (orang yang melakukan audit) sebagai panduan. Password Contoh checklist audit ISO 9001 versi 2015   (password LIST01) File Checklist audit ini merupakan  sumbangan bapak Safrudin (syafaran@yahoo.com), anggota WA Grup ISO    Semoga file bermanfaat buat Anda yang bertugas sebagai auditor internal perusahaan dalam rangka melakukan audit internal sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 versi 2015.

Ini Dia Pedoman Audit ISO 19011 dalam Bahasa Indonesia

Pedoman audit ISO 19011 merupakan dokumen acuan kegiatan audit ISO dan dokumen ini penting dipelajari. Semua perusahaan yang mengadopsi sistem manajemen ISO wajib melakukan kegiatan audit internal secara berkala, setidaknya satu tahun satu kali.   Audit internal merupakan kegiatan penting dalam penenerapan sistem manajemen iso sebab tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk mendukung perbaikan kinerja perusahaan.  Audit internal dilaksanakan oleh auditor internal yang terlatih, demikian disyaratkan standar ISO. Kompetensi seorang auditor internal ditentukan dan ditetapkan dalam prosedur audit internal. Bagaimana melaksanakan audit internal?  Lembaga standar internasional ISO menerbitkan pedoman audit ISO 19011. Saat ini pedoman audit yang berlaku adalah edisi tahun 2018. Pedoman audit diberi judul ISO 19011:2018:  Guidelines for auditing management systems. Anda bisa membaca pedoman audit ISO 19011 dalam bahasa Indonesia. Seorang anggota QualityClub , telah mente...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan

Sintegral Jadwal Training 2026