Skip to main content

Ini Dia ISO 42001 Sistem Manajemen Kecerdasaan Buatan (Artificial Intelligence)

Pernjelasan iso 42001 secara umum


Belakangan ini setiap baca berita pasti muncul berita tentang kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).  AI menawarkan potensi luar biasa untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup manusia. Contohnya AI bisa digunakan untuk mendeteksi kanker melalui analisis gambar, AI bisa untuk memprediksi gempa bumi, membantu pengembangan robot, dll. 

Sebagai konsultan ISO, saya menggunakan AI sebatas menggunakan ChatGPT saja untuk membuat materi pelatihan dan konsultasi. Hasilnya,  AI banyak manfaatnya mendukung kerjaaan saya sehari-hari.

Selain memberi manfaat,  AI ternyata membawa risiko. Ada sejumlah kasus yang berdampak buruk. Misalnya baru-baru ini ada penyalahgunaan video deepfake melaui penyalahgunaan AI,  pengenalan wajah yang tidak pada tempatnya atau tidak bertanggung jawab dan sehingga bakal melanggar HAM, dll. Pokoknya AI memunculkan risiko yang bisa berdampak terhadap hukum, etika, perlindungan data.

Kini  semakin banyak perusahaan Indonesia yang menggunakan sistem AI. Pastinya pengelolaan sistem AI dalam rangka mendukung operasional perusahaan wajib menerapkan tata kelola yang bagus supaya tidak  terkena risiko-risiko yang saya sebut di atas.

Yes, ISO tak mau ketinggalan. ISO telah merilis standar Sistem Manajemen Kecerdasan Buatan (SMKB) ISO 42001.

ISO 42001 adalah standar internasional untuk penerapan Sistem Manajemen Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence Management System, singkatannya AIMS). Standar 42001 dirancang buat perusahaan yang menyediakan atau memanfaatkan produk atau layanan berbasis AI, dan memastikan pengembangan dan penggunaan sistem AI yang bertanggung jawab.

Informasi awal tentang ISO 42001, simak video ISO 42001 yang dibuat oleh ISO. Anda bisa melihat video ISO 42001 di What is ISO/IEC 42001? 👍 Quick Guide to Artificial Intelligence Manageme...

Baca juga

Comments

Popular posts from this blog

Download Checklist Audit ISO 9001 versi 2015

Penerapan ISO 9001 versi 2015 memerlukan pengecekkan secara berkala. Pemeriksaan berkala ini disebut kegiatan audit internal. Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan memenuhi kaidah-kaidah yang disyaratkan ISO 9001 versi 2015. Agar kegiatan audit internal tidak terlalu lama, pelaksanaan audit membutuhkan alat-alat bantu, misalnya checklist audit. Checklist audit akan membantu auditor (orang yang melakukan audit) sebagai panduan. Password Contoh checklist audit ISO 9001 versi 2015   (password LIST01) File Checklist audit ini merupakan  sumbangan bapak Safrudin (syafaran@yahoo.com), anggota WA Grup ISO    Semoga file bermanfaat buat Anda yang bertugas sebagai auditor internal perusahaan dalam rangka melakukan audit internal sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 versi 2015.

Ini Dia Tabel Isu Internal dan Eksternal ISO 9001:2015

Kita harus mengenal isu internal dan isu eksternal pada perusahaan di tempat kita bekerja. Hal ini disyaratkan dalam standar ISO 9001:2015, klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks organisasi. Saya kutip persyaratan lengkap ISO 9001:2015 terkait konteks organisasi yang berbunyi: 4.1 Memahami organisasi dan konteksnya Organisasi harus menentukan masalah internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan arahan stratejik yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari sistem manajemen mutu. Organisasi harus memantau dan meninjau informasi tentang isu internal dan eksternal. Sumber: SNI ISO 9001:2015 

Apa Tugas Seorang Management Representative?

Siapa yang sebaiknya menjabat sebagai Management Representative (MR), dan apa saja tugasnya? Pertanyaan ini sering saya terima, terutama melalui email. Management Representative (MR) adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan sistem manajemen mutu ISO 9001 di perusahaan. Perannya adalah mengoordinasikan seluruh jajaran manajemen agar sistem berjalan sesuai dengan persyaratan standar. Standar ISO 9001 sendiri tidak menetapkan kriteria khusus mengenai siapa yang harus menjabat sebagai MR. Namun, disarankan posisi ini dipegang oleh personel dengan jabatan cukup tinggi, seperti General Manager (GM) . Jika hal tersebut tidak memungkinkan, manajemen setidaknya menunjuk seseorang pada level manajer . Hal ini penting karena MR berperan sebagai koordinator sekaligus penggerak implementasi sistem mutu di perusahaan. ISO 45001:2018 Bahasa Indonesia Adapun tugas-tugas Management Representative antara lain: Menjamin sistem manajemen mutu ISO 9001 ditetapkan, diterapkan, d...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan