Skip to main content

Ini Dia Dokumen Wajib ISO 22000:2018

Daftar dokumen wajib ISO 22000
Penerapan ISO 22000, standar sistem manajemen keamanan pangan (SMKP), mewajibkan perusahaan untuk menyusun sejumlah dokumen. Dokumen yang wajib dalam Sistem Manajemen Keamanan Pangan ini terdiri dari berbagai jenis dan jumlahnya cukup banyak.

Berikut ini adalah sejumlah dokumen yang wajib disusun untuk menjalankan Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018. Jumlah dokumen yang perlu dibuat memang cukup banyak, sehingga perlu dipahami dan dikelola dengan baik.

Untuk memudahkan, saya telah menyusun daftar dokumen ISO 22000:2018 yang dapat diunduh, disalin, dan dipelajari sebagai referensi dalam penerapannya.

Daftar Dokumen wajib ISO 22000:2018

No
Klausul
ISO 22000:2018
Nama dokumen ISO 22000:2018
1
4.3

Ruang lingkup sistem manajemen keamanan pangan 
2
5.2.2 a)
Kebijakan Keamanan Pangan
3
6.2.1 f)
Sasaran keamanan pangan
4
7.1.2
Bukti kontrak dengan pihak luar (konsultan) dalam pengembangan sistem manajemen keamanan pangan
5
7.1.5
Bukti externally developed elements of the food safety management system
6
8.3
Bukti mampu telusur
7
7.4.2
Bukti komunikasi eksternal
8
8.4.1
Prosedur kesiapsiagaan dan tanggap darurat
9
8.5.1.1
Dokumen hazard analysis (dokumen-dokumen analisa bahaya)
10
8.5.1.4
Intended used (dokumen penggunaan produk)
11
8.5.1.5.3
Description of processes and process environment
12
8.5.2.3
Dokumen yang memuat tentang metode asesmen bahaya dan dokumen  hasil asesmen bahaya
13
8.5.2.4.2
Pemilihan dan kategori control measure
14
8.5.2.4.2
Peraturan eksternal  yang dapat mempengaruhi keputusan untuk memilih control measure (milsalnya peraturan perundangan, persyaratan pelanggan, dll)
15
8.5.4.1
HACCP Plan
16
8.5.4.2
Determination of critical limits and action criteria
17
8.7
Dokumen asesmen validitas hasil pengukuran sebelumnya bila ditemukan alat ukur tidak sesuai dengan persyaratan
18
8.7
Bukti kalibrasi dan verifikasi alat ukur
19
8.7
Bukti basis kalibrasi dan verifikasi alat bila tidak tersedia standar acuan
20
8.8.1
Bukti verification related to PRPs and the hazard control plan
21
8.9.2.4
Bukti koreksi atas produk tidak sesuai
22
8.9.4.1
Bukti kontrol penanganan unsafe product oleh pihak eksternal
23
8.9.4.2
Results of evaluation for release of products
24
8.9.4.2
Bukti disposisi, termasuk personil yang berwenang melakukan disposisi produk
25
8.9.5
Bukti the cause, extent and result of a withdrawal/recall
26
9.1.2
Bukti analisa data dan hasil kegiatan
27
10.3
Bukti system updating activities
 

Tulisan ini perbarui: 17 Januari 2026 
 

Comments

  1. Terima kasih pak Zul, menambah wawasan terutama saya yang bekerja di bidang chemical pembersih untuk industri makanan dan minuman apakah perlu aplikasi untuk ISO 22000:2018, karena saat ini kami sedang menjalankan ISO integrasi management system 9001:2015, 14001:2015, dan 18001 : 2007 terima kasih

    ReplyDelete
  2. Bagaimana dan dimana membeli pdf iso 22000:2018?

    ReplyDelete
    Replies

    1. Dear pak Ruddy. Pembelian standar ISO 22000 bisa ditanyakan kepada Badan standardisasi Nasional (BSN) melalui email dokinfo@bsn.go.id & e-dokinfo@bsn.go.id (layanan SNI elektronik) atau dtg langsung ke kantor BSN.

      Delete
  3. Pak apa hasil rangkuman diatas,mengisyaratkan bahwa harus adanya dokumen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, betul. Tabel itu adalah sejumlah dokumen yang harus dibuat menurut ISO 22000:2018

      Delete
  4. mau tanya pak zul, di atas ada point 8.4.9.1 tentang Bukti kontrol penanganan unsafe product oleh pihak eksternal, maksudnya apa ya dengan unsafe product?? bisa dikasih contohnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak Bonni. Maksud Unsafe Product adalah produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau standar yang ditentukan. Contoh antara lain produk yang kedaluarsa, produk yang terkontaminasi bisa digolongkan sebagai unsafe produk. Maka, penangan unsafe produk harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak tercampun dengan produk yang safe (aman).

      Delete
    2. terimakasih penjelasannya, tapi penanganan nya apakah harus dr external pak?

      Delete
    3. Maksud bukti dari eksternal adalah jika product unsafe tidak berada dalam kontrol perusahaan, melainkan jika product unsafe berada di luar perusahaan (pihak eksternal)

      Delete
  5. Terima kasih, Pak
    Semoga sukses dan sehat selalu

    ReplyDelete
  6. pak jika nama prosedurnya beda namun tujuannya sama apakah boleh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap prosedur memiliki nama prosedur berbeda-beda. Akan lebih baik tujuan dari prosedur disesuaikan dengan nama prosedur. Contoh prosedur Pembelian tujuannya adalah menerangkan tata cara proses pembelian barang dan jasa.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Download Checklist Audit ISO 9001 versi 2015

Penerapan ISO 9001 versi 2015 memerlukan pengecekkan secara berkala. Pemeriksaan berkala ini disebut kegiatan audit internal. Audit internal dilakukan untuk memastikan bahwa sistem manajemen mutu telah diterapkan memenuhi kaidah-kaidah yang disyaratkan ISO 9001 versi 2015. Agar kegiatan audit internal tidak terlalu lama, pelaksanaan audit membutuhkan alat-alat bantu, misalnya checklist audit. Checklist audit akan membantu auditor (orang yang melakukan audit) sebagai panduan. Password Contoh checklist audit ISO 9001 versi 2015   (password LIST01) File Checklist audit ini merupakan  sumbangan bapak Safrudin (syafaran@yahoo.com), anggota WA Grup ISO    Semoga file bermanfaat buat Anda yang bertugas sebagai auditor internal perusahaan dalam rangka melakukan audit internal sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001 versi 2015.

Ini Dia Tabel Isu Internal dan Eksternal ISO 9001:2015

Kita harus mengenal isu internal dan isu eksternal pada perusahaan di tempat kita bekerja. Hal ini disyaratkan dalam standar ISO 9001:2015, klausul 4.1 Memahami Organisasi dan Konteks organisasi. Saya kutip persyaratan lengkap ISO 9001:2015 terkait konteks organisasi yang berbunyi: 4.1 Memahami organisasi dan konteksnya Organisasi harus menentukan masalah internal dan eksternal yang relevan dengan tujuan dan arahan stratejik yang dapat berpengaruh pada kemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan dari sistem manajemen mutu. Organisasi harus memantau dan meninjau informasi tentang isu internal dan eksternal. Sumber: SNI ISO 9001:2015 

Apa Tugas Seorang Management Representative?

Siapa yang sebaiknya menjabat sebagai Management Representative (MR), dan apa saja tugasnya? Pertanyaan ini sering saya terima, terutama melalui email. Management Representative (MR) adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan sistem manajemen mutu ISO 9001 di perusahaan. Perannya adalah mengoordinasikan seluruh jajaran manajemen agar sistem berjalan sesuai dengan persyaratan standar. Standar ISO 9001 sendiri tidak menetapkan kriteria khusus mengenai siapa yang harus menjabat sebagai MR. Namun, disarankan posisi ini dipegang oleh personel dengan jabatan cukup tinggi, seperti General Manager (GM) . Jika hal tersebut tidak memungkinkan, manajemen setidaknya menunjuk seseorang pada level manajer . Hal ini penting karena MR berperan sebagai koordinator sekaligus penggerak implementasi sistem mutu di perusahaan. ISO 45001:2018 Bahasa Indonesia Adapun tugas-tugas Management Representative antara lain: Menjamin sistem manajemen mutu ISO 9001 ditetapkan, diterapkan, d...

Join Sintegral Group

Forum ISO untuk tim ISO perusahaan